10 Jenis Instrumen Investasi Terbaik untuk Masa Depan Anda

Jenis instrumen investasi terbaik - Investasi merupakan salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk melindungi sekaligus meningkatkan kekayaan. Saat ini ada banyak jenis investasi yang tersedia dan dapat Anda pilih sesuai kebutuhan. Namun perlu diperhatikan bahwa memilih instrumen investasi tidak boleh sembarangan.

Anda harus mengetahui apa kebutuhan dan tujuan dalam berinvestasi. Selain itu, Anda juga sebaiknya tahu apa saja jenis instrumen investasi terbaik untuk masa depan. Dan bagi Anda yang ingin mengetahuinya, silahkan simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Pertumbuhan Investasi di Indonesia Tahun 2021

Dari tahun ke tahun, jumlah investor di Indonesia kian meningkat seiring dengan tingginya angka investasi yang ada di bursa efek. Kemudahan dalam berinvestasi tentu saja menjadi salah satu pemicunya. Terlebih saat ini jenis-jenis investasi juga tidak terbatas di saham dan obligasi saja, melainkan sudah sangat luas hingga ke properti dan emas.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah mencatat bahwa sejak tahun 2017 sampai sekarang, jumlah investasi di Indonesia cenderung meningkat. Di tahun 2021 sekarang ini, realisasi investasi mencapai angka Rp 858,5 triliun, jauh lebih tinggi dibanding 2020 sebanyak Rp 817,2 triliun.

Kenaikan jumlah investasi di Indonesia menumbuhkan optimisme bahwa sektor industri dan ekonomi negara akan terus berkembang pesat. Bahkan sepanjang tahun 2020 kemarin, pasar investasi diramaikan dengan banyaknya influencer dan artis yang mempromosikan jenis instrumen investasi terbaik versi mereka.

Namun dalam berinvestasi tentu saja Anda tidak boleh hanya asal ikut-ikutan. Sangat penting bagi Anda untuk mengenali investasi sesuai dengan tujuan dan kebutuhan. Setidaknya Anda harus memantapkan tujuan paling kongkretnya terlebih dulu, yaitu memilih investasi jangka panjang atau jangka pendek.

Investasi Jangka Panjang Vs Investasi Jangka Pendek

Adanya berbagai jenis instrumen investasi terbaik secara otomatis menciptakan banyak pilihan kepada para investor. Namun perlu Anda pahami bahwa masing-masing instrumen memiliki tujuan serta kelebihannya sendiri. Tidak semua instrumen investasi bisa cocok untuk para investor di luar sana.

Jika dilihat dari tujuan jangka waktunya, maka investasi bisa dibedakan menjadi dua, yaitu investasi jangka panjang atau jangka pendek. Adapun perbedaan mendasar dari keduanya yaitu sebagai berikut:

1. Investasi Jangka Panjang

Pada dasarnya untuk investasi jangka panjang ini berlaku bagi Anda yang ingin menyimpan atau menahan dana investasi lebih dari 10 tahun lamanya. Investasi jenis ini sengaja dibeli untuk simpanan jangka panjang tanpa harus dijual kembali dalam waktu dekat.

Harapannya, durasi investasi yang panjang akan memantapkan nilai return yang didapat nantinya. Oleh karena itu jenis instrumen investasi terbaik dan paling populer untuk jangka panjang adalah saham. Tapi bukan berarti investasi ini minim risiko karena durasi investasi yang panjang juga tetap memberi risiko tinggi. Bahkan untuk mengoptimalkannya Anda membutuhkan modal yang besar.

2. Investasi Jangka Pendek

Sedangkan pada investasi jangka pendek umumnya dilakukan oleh investor yang ingin menghasilkan return kurang dari 3 tahun. Investasi paling umum untuk jangka pendek biasanya ada di Reksadana Pasar Uang karena minim risiko. Dan umumnya nilai return yang didapat juga tidak sebesar investasi jangka panjang.

Bagi Anda yang ingin berinvestasi jangka pendek juga tidak perlu membutuhkan modal yang besar. Karena apabila Anda memiliki modal besar maka sangat disarankan berinvestasi jangka panjang supaya return yang dihasilkan maksimal.

10 Jenis Instrumen Investasi Terbaik yang Bisa Anda Pilih

Setelah Anda sudah memantapkan tujuan dan kebutuhan dalam berinvestasi, maka kini Anda bisa memilih jenis instrumen investasi yang paling cocok. Di sini akan kami bagikan 10 jenis instrumen investasi yang bisa Anda pilih saat ini:

1. Reksadana

Bagi seorang investor pemula, reksadana merupakan pilihan tepat untuk berinvestasi. Di sini Anda tidak perlu pusing memikirkan fundamental saham ataupun posisi perusahaan karena semua dana akan dikelola oleh manajer investasi.

Nantinya manajer investasi yang akan menyusun strategi dalam mengelola keungunan para investor reksadana. Untuk tipe reksadana yang minim risiko Anda bisa memilih reksadana pasar uang dan yang tinggi risiko ada di reksadana saham.

2. Obligasi

Di Indonesia sendiri jenis instrumen investasi terbaik yang satu ini sering dilupakan, yaitu obligasi. Padahal obligasi umumnya berjenis Surat Berharga Negara yang suku bunganya lebih dari 6%. Lewat obligasi ini berarti pemerintah meminjam dana untuk pembangunan dan para investor berhak mendapatkan suku bunga yang tinggi tersebut.

Selain itu, risiko obligasi juga sangat kecil karena pemerintah pasti akan membayar hutangnya. Minimum investasi juga bisa dimulai dari Rp 1 juta dan sangat terjangkau untuk para investor pemula.

3. Saham

Seperti yang sebelumnya sudah disinggung bahwa saham adalah jenis investasi yang paling cocok untuk jangka panjang. Selain itu, saham juga cocok bagi Anda yang memiliki lebih banyak modal untuk diinvestasikan.

Dalam investasi saham, Anda perlu memahami fundamental perusahaan dan memperhitungkan peluangnya di masa depan. Itulah alasannya kenapa saham memiliki risiko yang sangat tinggi karena perusahaan besar pun bisa saja bangkrut di masa mendatang. Sebut saja contohnya perusahaan jaringan transportasi Uber yang di tahun 2019 kemarin bangkrut dan terpaksa menjual seluruh sahamnya ke kompetitor.

Sedangkan bagi Anda yang ingin bermain aman di salah satu jenis instrumen investasi terbaik ini bisa memilih perusahaan dengan nilai kapitalisasi yang besar. Di Bursa Efek Indonesia, perusahaan tersebut dikenal dengan istilah saham blue chip yang tentunya menjadi rebutan para investor.

4. Peer to Peer Lending (P2P)

Belakangan ini investasi dari platform atau aplikasi Peer to Peer lending memang sedang booming. Lewat instrumen investasi ini Anda akan memberi pinjaman modal kepada orang-orang yang ingin memulai usaha. Prinsip investasi ini sebenarnya mirip dengan bank yang memberi pinjaman modal. Hanya saja di sini Anda berperan sebagai investor utama untuk orang atau pemilik usaha tersebut.

Nilai keuntungan P2P lending terbilang cukup besar namun risikonya juga tinggi. Anda hanya akan mendapat keuntungan apabila si pemilik usaha berhasil mengelola modal dan membayar hutangnya. Namun jika tidak, maka platform P2P lending tidak akan bertanggung jawab atas dana investasi Anda. Di sini Anda bisa memulai investasi mulai dari Rp 100 ribu hingga jutaan rupiah.

5. Emas

Sudah sejak lama emas dikenal sebagai salah satu jenis instrumen investasi terbaik untuk jangka panjang. Namun dulunya banyak orang malas berinvestasi emas karena menganggap harus punya modal yang besar. Berbeda dengan sekarang yang mana berinvestasi emas bisa dilakukan secara online lewat platform atau aplikasi yang menyediakan.

Hal itulah yang membuat investasi emas semakin digandrungi investor karena bisa dilakukan dengan modal berapapun. Nilai konversi emas dan rupiah juga terbilang sangat baik meski sedang di tengah pandemi sehingga cocok bagi Anda yang ingin memulai investasi.

6. Tabungan Berjangka

Menurut survei investasi yang dilakukan oleh Manulife Indonesia, orang Indonesia cenderung menabung di deposito daripada berinvestasi. Padahal tabungan deposito tidak bisa dihitung sebagai investasi karena nilai suku bunganya sangat kecil dan beda tipis dengan inflasi. Seiring berjalannya waktu, deposito hanya akan menjadi ajang menaruh uang dan tidak bisa berkembang.

Namun bagi Anda yang ingin berinvestasi dengan sistem menabung seperti deposit, maka Anda bisa menaruhnya di tabungan berjangka. Apa yang membuat tabungan berjangka beda dengan tabungan deposito biasa? Tentu saja di durasinya. Dalam tabungan berjangka ada kesepakatan yang perlu Anda setujui soal durasi menabung yang mana bunganya bisa mencapai 4,25% per tahun.

7. Properti

Kalau yang satu ini tentu saja sudah sangat umum dijumpai, yaitu investasi properti. Terlebih di masa pandemi saat ini harga-harga properti sedang anjlok sehingga sangat tepat bagi Anda yang ingin mulai membeli properti.

Investasi properti juga memiliki risiko yang sangat kecil karena pertumbuhan penduduk setiap tahunnya selalu meningkat. Kebutuhan masyarakat akan properti juga tak pernah berhenti sehingga bisa menjadi investasi jangka panjang yang menjanjikan.

8. Bitcoin

Tidak lengkap rasanya apabila Bitcoin belum dimasukkan sebagai salah satu jenis instrumen investasi terbaik saat ini. Bitcoin sebagai aset digital terus mengalami peningkatan di Indonesia, khususnya semenjak Elon Musk menjadi kompor dari kenaikan harganya belakangan ini.

Menurut Asosiasi Blockchain Indonesia, penyebaran aset kripto sangat cepat di negara berkembang seperti Indonesia. Terlebih saat ini Bitcoin bertengger di harga Rp 800 jutaan dan terus berpotensi untuk naik. Namun investasi ini tidak direkomendasikan bagi Anda yang masih pemula karena risikonya cukup tinggi.

Jenis instrumen investasi terbaik lainnya adalah Unit Link. Mungkin beberapa dari Anda menganggap kalau unit Link bukanlah investasi karena merupakan produk asuransi biasa. Tetapi sebenarnya Unit Link mengandung unsur investasi karena di dalamnya terdapat risiko.

Seperti misalnya saat saldo uang di dalam Unit Link yang bisa berfluktuasi tergantung kinerja investasi hingga nilai uang yang ditentukan oleh return-nya. Oleh karena itu Unit Link bisa menjadi salah satu pilihan investasi Anda.

10. Trading Forex

Di urutan terakhir kami sengaja meletakkan Forex sebagai salah satu investasi yang bisa Anda pilih. Tentu saja Forex bukanlah pilihan yang bijak bagi investor pemula, terlebih jika Anda ingin menghindari risiko. Tetapi tidak ada salahnya kalau Anda mengenal tentang Forex karena bagi beberapa orang ini dianggap sebagai jenis instrumen investasi terbaik dan cocok untuk mereka.

Forex sendiri merupakan singkatan dari Foreign Exchange yang artinya nilai tukar antara satu mata uang dengan lainnya. Di sini trading berarti memperdagangkan produk keuangan yang berupa forex atau mata uang berdasarkan harga yang berlaku di pasar. Nilai forex tentu sangat fluktuatif, tergantung pada dinamika pasar dan jual beli yang terjadi.

Itulah yang membuat forex menjadi ajang trading dan investasi jangka pendek, bahkan sangat pendek karena bisa dijual belikan dalam hitungan detik saja.

Nah, sekarang sudah tahu kan berbagai hal tentang investasi dan instrumen apa saja yang bisa dipilih? Pastikan Anda memilih jenis instrumen investasi terbaik yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan tujuan Anda. Semoga ulasan ini bermanfaat dan selamat menjelajah dunia investasi Anda.

superadmin

superadmin

Situs Sapahanoi membahas segala jenis investasi yang beredar di Bumi Indonesia.