Daftar Istilah Dalam Saham

Harus diakui bahwa investasi pada saham bukanlah perkara yang mudah. Ada banyak aspek dan istilah yang perlu Anda ketahui sebagai investor. Tetapi tenang, informasi tentang dunia saham sebenarnya mudah ditemukan di internet, termasuk istilah dalam saham yang banyak dan kadang memusingkan itu.

Terlebih lagi, saat ini saham menjadi instrumen investasi yang populer sehingga banyak sekali akun sosial media atau influencer yang membahas informasi seputar istilah saham.

Daftar Istilah Dalam Saham

Dalam artikel ini telah disusun istilah dalam saham yang diurutkan berdasarkan abjad. Istilah-istilah ini adalah istilah yang umum dipakai namun tidak semuanya merupakan istilah resmi.

Aksi Korporasi

istilah istilah dalam saham

Aksi korporasi adalah tindakan, langkah-langkah, atau rencana perusahaan yang akan berdampak kepada investor secara langsung. Aksi korporasi bisa berupa akuisisi, merger, stock split, buyback, pembagian saham dan lain sebagainya.

Perusahaan tercatat di bursa efek wajib menyampaikan setiap aksi korporasinya kepada masyarakat sehingga dapat membantu investor dalam mengambil keputusan.

Auto Rejection

Auto Rejection adalah batas maksimum dan minimum dari kenaikan atau penurunan suatu emiten saham dalam satu hari kerja bursa. Batas kenaikan maksimum disebut sebagai Auto Rejection Atas (ARA) dan penurunan harga maksimum disebut sebagai Auto Rejection Bawah (ARB).

Angka ARA dan ARB ditunjukkan oleh persentase misalnya, >35% untuk ARA dan <7% untuk ARB. Jika suatu emiten mengalami kenaikan atau penurunan harga sejumlah persentase tersebut, maka bursa akan secara otomatis menutup perdagangan untuk emiten tersebut. Tujuannya, agar investor tidak mengalami kerugian yang besar karena harga saham mengalami kenaikan atau penurunan yang drastis.

Annual Report

Laporan keuangan tahunan yang dikeluarkan oleh perusahaan yang merangkum tentang kondisi keuangan dan rencana masa depan perusahaan. Perusahaan terdaftar di bursa wajib mempublikasikan annual report sebagai bagian dari asas keterbukaan informasi di pasar modal.

Averaging Down

Averaging Down adalah strategi investasi yang dilakukan oleh investor untuk menurunkan harga rata-rata pembelian saham di suatu emiten dengan membeli saham ketika harga sedang turun.

Averaging Down dimaksudkan agar ketika harga saham mengalami kenaikan, investor mendapatkan keuntungan maksimal. Strategi averaging down juga diterapkan oleh investor yang enggan melakukan cut loss karena yakin harga saham bisa naik kembali.

Bullish

Bullish adalah kondisi ketika pasar saham sedang mengalami tren kenaikan. Terkadang disebut juga sebagai up trend.

Buyback

Buyback adalah aksi korporasi yang dilakukan perusahaan untuk membeli kembali saham yang beredar di pasaran.

Bearish

Bearish adalah kondisi ketika pasar saham sedang mengalami tren penurunan. Terkadang disebut juga sebagai downtrend.

Blue Chip

Blue chip adalah istilah yang merujuk pada kumpulan saham dari emiten-emiten papan atas. Blue Chip disebut juga sebagai saham unggulan yang banyak diincar oleh investor. Biasanya, saham yang masuk dalam kategori blue chip memiliki kapitalisasi perusahaan di atas Rp40 triliun.

Contoh perusahaan blue chip di Bursa Efek Indonesia adalah PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan masih banyak lainnya.

Cut Loss

Cut Loss adalah tindakan yang dilakukan oleh seorang investor untuk menjual sahamnya dengan harga rugi. Biasanya, cut loss terpaksa dilakukan untuk menghindari kerugian yang lebih besar.

Capital Gain

Capital gain adalah keuntungan dari saham yang didapatkan dengan mengambil selisih antara harga jual dan harga beli. Capital gain umumnya adalah keuntungan utama yang diincar investor saham selain dividen.

Delisting

Delisting adalah penghapusan atau dikeluarkannya suatu emiten dari bursa efek. Delisting bisa terjadi karena permohonan dari perusahaan itu sendiri (voluntary delisting/delisting sukarela) atau disuspensi oleh pihak bursa efek (forced delisting/delisting paksa).

Ketika emiten mengalami delisting, maka investor bisa menjual sahamnya di pasar negosiasi meski akan sulit terjual karena biasanya perusahaan delisting adalah perusahaan yang bermasalah.

Emiten

Emiten adalah sebutan untuk pihak (bisa perusahaan, perseorangan, asosiasi, atau usaha bersama) yang menerbitkan penjualan efek kepada masyarakat. Dalam bursa saham, emiten dipakai untuk menunjukkan suatu perusahaan tertentu yang terdaftar di bursa.

Initial Public Offering (IPO)

IPO

IPO atau yang bisa diterjemahkan penawaran saham perdana adalah aksi korporasi yang dilakukan oleh suatu perusahaan untuk masuk ke Bursa Efek dan mulai menjual sahamnya ke publik. Selain IPO, istilah “Go Public” dan “listing” juga sering dipakai.

LQ45

LQ45 adalah suatu indeks di pasar modal Indonesia yang mengumpulkan 45 saham terbaik yang memenuhi kriteria tertentu. Saham-saham yang masuk dalam indeks LQ45 dianggap sebagai saham yang liquid atau aman karena memiliki kinerja keuangan yang baik dan kapitalisasi pasar yang besar.

Daftar saham di LQ45 akan diperbarui setiap enam bulan sekali. Dengan begitu, bisa saja perusahaan yang sebelumnya masuk dalam indeks LQ45 akan dikeluarkan dari daftar karena sudah tidak lagi memenuhi kriteria. Untuk melihat daftar emiten LQ45 Anda bisa melihatnya di sini.

Perusahaan Sekuritas

Perusahaan sekuritas adalah perusahaan yang telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai perantara perdagangan efek. pihak penjamin emisi efek, atau kegiatan lainnya yang sesuai dengan ketentuan dan peraturan pengawas pasar modal.

Seseorang yang ingin berinvestasi di pasar modal wajib mendaftarkan diri pada salah satu perusahaan sekuritas untuk mendapatkan Rekening Dana Nasabah (RDN). Perusahaan sekuritas yang beroperasi di Indonesia ada dari lokal dan asing.

Profit Taking

Profit taking adalah suatu kondisi ketika para investor di bursa efek beramai-ramai menjual sahamnya untuk mendapatkan keuntungan. Profit taking terjadi ketika harga suatu saham mengalami kenaikan yang signifikan.

Price to Book Value

Price to Book Value adalah rasio yang digunakan untuk mengukur mahal atau tidaknya sebuah saham dengan membandingkan harga saham dengan nilai buku perusahaan. Nilai PBV ditunjukkan dalam angka seperti 1x, 5x, 10x dan lain sebagainya.

Analisa PBV dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan-perusahaan sejenis. Investor menginginkan harga saham yang murah ditunjukkan dengan angka PBV yang mendekati 1, namun PBV perusahaan besar umumnya memiliki nilai yang besar. Jadi, melihat PBV perlu dibandingkan dengan perusahaan dalam satu industri.

Price to Earnings Ratio

Price to Earnings Ratio digunakan untuk mengukur murah atau tidaknya sebuah saham dengan membandingkan antara harga saham dengan laba perusahaan. Sama seperti PBV, Price to Earning Ratio juga digunakan dalam analisa fundamental.

Rekening Dana Nasabah

Rekening Dana Nasabah (RDN) adalah rekening yang wajib dimiliki oleh investor untuk melakukan transaksi di bursa efek.

Saham Gorengan

Saham gorengan adalah jenis saham yang naik turunnya dipermainkan atau direkayasa oleh kelompok tertentu. Para trader biasanya bermain di saham gorengan untuk mendapatkan keuntungan jangka pendek. Saham-saham gorengan umumnya memiliki nilai kapitalisasi yang kecil.

Second Liner

Second liner adalah istilah untuk emiten-emiten di bursa efek dari perusahaan yang masih berkembang. Perusahaan yang masuk ke dalam daftar second liner adalah perusahaan yang memiliki kapitalisasi menengah (middle cap).

Stock Split

Stock Split adalah aksi korporasi yang dilakukan oleh perusahaan untuk memecah unit saham untuk menambah jumlah saham yang ada. Stock Split dilakukan dengan memecah harga saham dengan rasio tertentu seperti 1:2, 1:5 dan sebagainya. Efek dari stock split adalah harga saham yang semakin terjangkau oleh investor.

Itulah daftar istilah seputar saham yang perlu Anda ketahui sebagai trader atau investor saham. Sebenarnya, masih banyak istilah lainnya namun bisa Anda pelajari selama berinvestasi. Intinya, terapkan mindset untuk selalu belajar jika ingin berinvestasi di dunia saham.





superadmin

superadmin

Situs Sapahanoi membahas segala jenis investasi yang beredar di Bumi Indonesia.